Deprecated: Methods with the same name as their class will not be constructors in a future version of PHP; WordpressYoutubePlaylistWidget has a deprecated constructor in /home/admin/public_html/main/wp-content/plugins/wp-youtube-playlist-widget/wp-youtube-playlist-widget.php on line 42 Inilah Cara Jitu Mengubah Sudut Pandang Pelanggan Yang Mengeluh dan Tukang Tebar Review Negatif - Diciri Indonesia Diciri Indonesia

Inilah Cara Jitu Mengubah Sudut Pandang Pelanggan Yang Mengeluh dan Tukang Tebar Review Negatif

diciri.com | Tahukah Anda bahwa jumlah pengaduan yang dibuat tentang produk dan layanan online meningkat hampir dua kali lipat dalam 12 bulan terakhir. Sebuah komentar negatif atau keluhan buruk pelanggan yang tidak ditangani dapat berdampak kurang baik terhadap penjualan dan mempengaruhi reputasi perusahaan. Sekarang, pelaku pasar perlu mendengarkan pelanggan mereka lebih intens dari sebelumnya dan cepat bertindak atas apa yang mereka dengar.

Tahun lalu, The ‘2015 Consumer Action Monitor’ melaporkan sebesar 74% masalah yang dikeluhkan konsumen berujung pada keluhan yang disampaikan secara massal melalui social media. Sangat penting untuk perusahaan menyiapkan mekanisme feedback yang ramah untuk pelanggan agar mereja memahami apa kendala-kendala umum dalam berbelanja online seperti pengiriman yang terlambat, produk yang rusak atau sulit mengakses website akibat server down.

Valuable Data
Saat ini sangat mungkin untuk mengumpulkan data pelanggan lebih banyak dari sebelumnya dengan software yang dapat melacak history pelanggan melalui website, perusahaan dapat mengetahui “apa” yang pelanggan lakukan, dan juga melakukan survei kepuasan pelanggan yang ditargetkan untuk mengetahui “mengapa” mereka melakukan hal itu.

Kepuasan pelanggan secara keseluruhan adalah hal yang sangat penting, ada dua pertanyaan kunci yang perlu disampaikan pada pelanggan, “Apakah Anda akan merekomendasikan kami?” Dan “Apakah Anda akan menggunakan jasa kami lagi?”.

Rekomendasi pribadi yang dilakukan pelanggan kadang terbukti sangat efektif, itu merupakan bentuk pemasaran gratis untuk bisnis digital dan membuat masyarakat lebih mudah mengenali brand.

Menurut peneliti McKinsey, “Sebuah rekomendasi dari seorang teman yang dipercaya menyampaikan pesan yang relevan, dapat berdampak hingga 50 kali lebih mungkin untuk memicu pembelian.”

Berikut tips terbaik untuk mengubah pelanggan yang tidak senang menjadi brand champions:

Ciptakan kemudahan bagi pelanggan untuk memberikan feedback: Bisnis cenderung mendapat lebih banyak kritik ketika mereka tidak menawarkan ruang bagi pelanggan untuk melampiaskan keluhan mereka. Tanpa saluran khusus yang mudah diakses, konsumen akan melampiaskan kekesalannya pada social media seperti Facebook atau Twitter. Tapi ketika bisnis online bersikap cerdas untuk secara aktif meminta pelanggan mereview produk atau layanan yang mereka terima, sebagian besar umpan balik berupa tanggapan positif. Pada bulan Januari 2015, dari 28.928 konsumen di Inggris yang diundang untuk mengirimkan feedback pada suatu penjualan, 21536 mengajukan komentar positif (74,45%), sementara hanya 1.762 (6.09%) mengajukan komentar negatif (3.449 memiliki hal-hal positif dan negatif dan 2.221 tidak melakukan feedback positif atau negatif).

Dengarkan pelanggan: Jika seseorang memberikan feedback, segera respon hal itu. Jika konsumen merasa tidak ada yang mendengarkan keluhan mereka, maka itu hanya memperburuk masalah. Jika keluhan ditindaklanjuti dengan cepat, itu dapat mencegah pelanggan untuk mengeluh ke media sosial dengan pandangan negatif terhadap perusahaan Anda. Pengakuan sesederhana untuk membalas komentar negatif misalnya: “Mohon maaf Anda memiliki pengalaman buruk dengan kami. Kami akan segara melaukan perbaikan X, Y dan Z. ”

Offer differential engagement: Beberapa pelanggan ingin berkomunikasi dengan perusahaan dan memberikan informasi, sementara yang lainnya tidak. Pelanggan yang lebih muda cenderung memilih menanggapi pemasaran melalui Twitter atau pesan yang dikirim melalui social media visual seperti facebook hingga Instagram, sementara demografi yang lebih tua mungkin lebih memilih merespon melalui email.

Aim to provide a connected experience: Hubungkan tim pemasaran dan logistik Anda ke layanan pelanggan secara real time untuk menciptakan user experience yang lebih baik. Layanan pelanggan dan pengiriman tepat waktu, keduanya sangat berpengaruh atas loyalitas pelanggan, sehingga semua tim harus bertanggung jawab, bukan hanya bidang pemasarannya saja.

Use customer data to inform product and service design: Jika pelanggan meminta gaun merah dengan pernik berwarna perak, pastikan mereka tahu bahwa Anda telah merespon itu dan langsung meneruskannya ke bagian produksi, dan pastikan bagian produksi mengumpan balik informasinya kepada pelanggan.

Di jaman dimana keterlibatan pelanggan secara online adalah kunci, perusahaan harus mendengarkan dan menjadi lebih selaras dengan kebutuhan pelanggan mereka karena loyalitas pelanggan lain dan reputasi brand tergantung padanya.

Ingatlah bahwa perusahaan juga harus menggunakan data pelanggan secara proaktif untuk menciptakan pengalaman yang positif, baik dalam berkomunikasi dengan pelanggan dan memastikan pengalaman belanja mereka memenuhi atau melebihi harapan.

Hi there! Click one of our representatives below and we will get back to you as soon as possible.

Chat by WhatsApp