7 Hal non teknis yang penting di Social Media (untuk Brand)

Social proofing
Hal pertama yang Anda butuh untuk lebih aware adalah social proofing. Yang mana social proofing merupakan konsep yang sangat penting untuk social media. Mungkin Anda sudah mengetahui soal hal itu. Dan elemen terbesar dari social proof adalah ketika orang lain lebih mudah tertarik dengan produk atau layanan yang sudah terlebih dahulu disukai oleh banyak orang. Jika Anda bisa mendapatkan banyak orang untuk mengaku menyukai sesuatu di social media, orang lain akan secara otomatis akan menyukai hal tersebut.
Sayangnya, hal tersebut benar-benar diluar kendali kita. Walaupun sebenernya hal itu sangat penting dalam membangun dan meningkatkan engangement pada postingan Anda.
Likes merupakan salah satu data yang dikumpulkan untuk membuat vanity metric dan berfungsi untuk mencapai tujuan dari brand Anda. Sangat penting untuk Anda memahami hal ini apalagi jika Anda sedang dalam proses membangun brand Anda.
The Mere Exposure Effect

Anda tahu bagaimana mereka mengatakan familiarity breeds contempt? Nah tetapi hal itu belum tentu benar. Dalam kenyataannya, familiarty lebih sering menghasilkan kedekatan. Ini biasa disebut ”mere exposure effect”. Itulah kenapa brand-brand besar terus menampilkan iklan-iklan mereka kepada masyarakat. Karena melalui penyiaran iklan yang berulang-ulang, masyarakat akan lebih aware tentang brand Anda dan bahkan mungkin untuk menjadi pelanggan.
Tapi bagaimana hal itu bisa dilakukan jika Anda memiliki budget yang rendah?
Iklan tidak membutuhkan biaya yang besar terutama jika Anda mampu mempersempit pesan yang ingin Anda sampaikan secara spesifik ke masyarakat dan kelompok audience lain yang lebih mungkin menerima pesan Anda.
Jika Anda hendak mendekati perusahaan dan melihat apakah mereka tertarik pada produk Anda, Anda harus menargetkan staf kunci dan pengambil keputusan mereka di media sosial dengan iklan Anda.
Reciprocity
Ketika diberi sesuatu baik berupa hadiah, pujian atau perhatian. Anda secara naluriah merasa perlu untuk membalas hal tersebut. Itu sebabnya kenapa salesman mobil akan memberikan pulpen sebelum Anda setuju untuk menandatangani kontrak dari mereka. Dan itulah mengapa Anda harus selalu menjangkau audiens Anda dan membuat mereka merasa dilibatkan. Karena jika Anda memulai percakapan dengan mereka, mereka akan merasa lebih terhubung dengan Anda, dan memberikan lebih banyak engangement.
Ini juga mengapa Anda harus selalu memiliki tujuan untuk memberikan sesuatu kepada pelanggan Anda. Dimana nantinya mereka akan jauh lebih mungkin menyarankan brand Anda ke orang lain jika Anda melakukannya. Bahkan hadiah yang diberikan tidak harus berupa hadiah yang besar , cukup dengan memberikan rasa reciprocity terhadap mereka.
Similiarity creates connection

Anda pasti lebih menyukai orang yang memiliki kesamaan dengan diri Anda, oleh karena itu sebuah perusahaan harus memastikan kalau perusahaannya memiliki value dan tujuan yang sama dengan pelanggannya.
Memiliki kesamaan dengan pelanggan membuat Anda lebih mudah untuk mengikuti apa yang menjadi keinginan pelanggan tentang brand Anda. Anda perlu mencari tahu apa yang mereka lakukan untuk menghabiskan waktu dan kemudian menggunakan informasi tersebut untuk diimplementasikan pada postingan social media Anda.

Jika Anda melakukan hal ini dengan konsisten, pelangan Anda pasti akan jauh merasa terhubung dengan Anda. Pasti mereka akan melakukan “like”, berbagi konten dan mengomentari apa yang Anda posting.

People connect with people, not companies. Jadi dalam sebuah website, Anda harus memastikan adanya human element seperti faces, people atau human touch, hal tersebut akan meningkatkan engangement selain itu juga menciptakan komitmen dan koneksi.

Atau bahkan lebih baik – penggunaan wajah yang mirip dengan usia, ras, dan jenis kelamin pelanggan Anda. Ini akan membuat mereka jauh lebih mudah untuk merasa memiliki koneksi dengan perusahaan Anda, karena mereka menganggap bahwa perusahaan Anda berbagi nilai-nilai dan ide-ide mereka. Satu tempat di mana Anda dapat melakukan hal ini dengan model yang Anda gunakan dengan menambahkan gambar di website Anda.
Sebagian besar perusahaan hanya memilih model muda yang menarik – dan itu strategi yang baik jika Anda menargetkan millenials. Namun, jika audiens Anda adalah beberapa kelompok lain, maka taktik yang jauh lebih baik adalah dengan memilih model yang lebih sesuai dengan usia, pekerjaan dan pakaian dengan kebanyakan pengunjung website Anda.

The tirrany of choices
Kita dibesarkan untuk percaya bahwa lebih banyak pilihan akan selalu lebih baik, tetapi penelitian ilmiah tidak membenarkan hal itu. Ketika orang ditawarkan telalu banyak pilihan, mereka dapat menemukan overwhelming dan bahkan lebih mungkin untuk menderita atau yang lebih kenal dengan ‘buyers’ regret’. Hal ini juga dapat membuat mereka berhenti untuk membeli apa-apa karena mereka beranggapan hal tersebut lebih baik daripada harus memilih dari banyak pilihan. Ini dikenal sebagai paradox of choices.

Jika Anda tetap ingin menawarkan beberapa pilihan ke pelanggan Anda. Anda harus memberikan pilihan yang sedikit buruk dari apa yang Anda inginkan mereka ambil. Ini akan membuat pilihan yang lebih menarik dan membuat kemungkinan yang lebih besar untuk mereka mengambil pilihan yang Anda inginkan.

People share to look good
Salah satu alasan utama orang lain berbagi konten yang Anda share adalah karena konten tersebut membuat dirinya terlihat baik, ramah, berpendidikan atau dapat menguatkan citra mereka
Jika Anda melakukan itu dengan konsisten, Anda dapat meningkatkan peluang pesan Anda untuk sampai pada Audience menjadi lebih besar.

Hi there! Click one of our representatives below and we will get back to you as soon as possible.

Chat by WhatsApp